KAJIAN PERSPEKTIF TAWAKAL SEBAGAI PENDEKATAN SPIRITUAL TERHADAP FENOMENA ROMANTISASI SELF-HARM DAN OVERTHINKING
Keywords:
Tawakkal, Self Harm, Overthingking, Kesehatan Mental, Media SosialAbstract
Perkembangan media sosial di era digital telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan mental remaja dan mahasiswa. Salah satu fenomena yang semakin sering ditemukan adalah romantisasi self-harm dan overthinking melalui berbagai konten digital yang menampilkan kondisi tersebut sebagai sesuatu yang wajar atau bagian dari identitas diri. Fenomena ini berpotensi meningkatkan kerentanan psikologis serta memengaruhi cara individu dalam menghadapi tekanan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena romantisasi self-harm dan overthinking serta mengkaji konsep tawakal sebagai pendekatan spiritual dalam Islam untuk menghadapi tekanan psikologis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research). Data diperoleh dari berbagai jurnal, artikel ilmiah, dan sumber pustaka yang relevan, kemudian dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial, tekanan akademik, masalah keluarga, dan krisis emosional menjadi faktor yang berkontribusi terhadap munculnya self-harm dan overthinking. Dalam perspektif Islam, kedua fenomena tersebut dapat diminimalkan melalui penguatan spiritual, khususnya sikap tawakal yang mengajarkan keseimbangan antara ikhtiar dan penyerahan diri kepada Allah SWT. Tawakal berperan dalam meningkatkan ketenangan batin, mengurangi kecemasan, serta memperkuat ketahanan mental individu. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian interdisipliner antara agama, kesehatan mental, dan kehidupan digital dengan menawarkan tawakal sebagai pendekatan spiritual yang relevan dalam menghadapi tantangan psikologis di era modern.
References
Fatimah, S., Zen, N. H., & Fitrisia, A. (2025). Literatur Riview Dan Metodologi Ilmu Pengetahuan Khusus. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 41–48.
Heriyani, E., Dapfa, A. M., Nurillah, A. N., Rahman, Z. A., & Ananda, M. (2025). Dampak Overthinking di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Fokus Konseling, 11(2), 212-222.
Insani, S. M., & Savira, S. I. (2023). Studi Kasus: Faktor Penyebab Perilaku Self-Harm pada Remaja Perempuan. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 10(2), 439-454.
Khoirunnisa’, A., Ramadhanie, A. L., & Kadiatmaja, A. P. (2025). Tawhid’s Therapeutic Potential Against Overthinking And Anxiety In Muslim Societies: Qur’anic, Hadith, Salafi Scholarship. Quality: Journal Of Education, Arabic And Islamic Studies, 4(1).
Mukhtaruddin, A. M., Ramadhani, S., Mukmin, A., Agustari, V., & Saputra, A. (2024). Self-Harm dalam QS. Az-Zumar Ayat 53: Pendekatan Tafsir Maqashidi. Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 4(1).
Munib, A., & Wulandari, F. (2021). Studi Literatur: Efektivitas Model Kooperatif Tipe Course Review Horay dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(1). https://doi.org/10.29407/jpdn.v7i1.16154
Rahmatika, S., & Syahidin, S. (2023). Mengatasi Self-Harm di Kalangan Remaja: Pendekatan Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam. RISOMA: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 2(4).
Rahmayanty, D., & Addinda, D. P. (2024). Literature Review Perilaku Self Harm pada Remaja dan Perspektifnya dalam Islam. Taqorrub: Journal Bimbingan Konseling dan Dakwah, 6(1).
Ramadhani, N., Alamsyah, I. R., Al-Bahiyyah, M. N., & Sutrisno, Z. Z. (2024). Penanganan Perilaku Self-Harm dalam Perspektif Islam. Counselia: Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, 5(2), 573–583. https://doi.org/10.31943/counselia.v5i2.149
Sartika, A., & Kurniawan, I. N. (2015). Skala Tawakzal Kepada Allah: Pengembangan Ukuran-Ukuran Psikologis Surrender To God Dalam Perspektif Islam. Psikologika: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 20(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JRSC: Journal of Religion, Science, and Civilization

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

