Integrasi Nilai Kearifan Lokal Budaya Sumatera Utara Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar
Keywords:
Kearifan lokal, budaya Sumatera Utara, Pembelajaran Bahasa Indonesia, sekolah dasar, pendidikan responsif secara budayaAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi nilai-nilai kearifan lokal budaya Sumatera Utara dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, mengidentifikasi nilai budaya yang relevan, serta mendeskripsikan strategi implementasinya sesuai Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari artikel jurnal, buku, prosiding, dan dokumen kebijakan terbitan tahun 2020–2026 yang ditelusuri melalui Google Scholar, Scopus, Garuda, dan portal Kemendikbudristek. Data dianalisis menggunakan analisis isi melalui reduksi, kategorisasi, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat diintegrasikan melalui cerita rakyat, legenda, tradisi lisan, permainan tradisional, peribahasa, dan ungkapan adat dalam pembelajaran membaca, menyimak, berbicara, dan menulis. Nilai yang dikembangkan meliputi gotong royong, tanggung jawab, toleransi, kepedulian sosial, kerja sama, dan penghormatan terhadap sesama. Meskipun menghadapi kendala berupa keterbatasan bahan ajar, kompetensi guru, dan waktu pembelajaran, integrasi kearifan lokal berpotensi memperkuat literasi, karakter, serta identitas budaya peserta didik.


